5 Cara Memperbaiki Rambut yang Rusak Parah Karena Bleaching

Gonta-ganti warna rambut memang kelihatannya asik. Tapi dengan mengecat rambut, apalagi ke warna yang lebih terang, kamu nggak bakal bisa menghindari yang namanya bleaching.

Proses ini bertujuan untuk membuka kutikula rambut dan menghilangkan melaninnya agar warna cat bisa masuk. Sayangnya, bleaching bisa membuat rambut jadi mudah patah dan rusak parah.

Nah, kalau kamu sedang galau karena masalah ini, Kami akan berikan tips untuk merawat rambut bleaching yang terlanjur rusak agar kembali sehat. Yuk simak langsung caranya!

1. Hindari alat styling rambut

Proses kimia dari bleaching biasanya akan merusak struktur serat di dalam rambut. Inilah yang membuat rambut jadi lebih rapuh.

Untuk itu, hindari penggunaan alat styling rambut sepeti catokan, curling wand, juga hair dryer. Karena suhu tingginya tentu akan membuat rambut makin kering dan rapuh.

2. Pilih shampo khusus rambut rusak

Untuk merawat rambut rusak akibat bleaching, kamu harus memilih shampo khusus. Salah satunya yang mengandung keratin karena mampu memperbaiki kerusakan juga merawatnya supaya kembali sehat.

Selain itu, usahakan untuk menghindari shampo yang memiliki bahan SLS dan SLES. Hal ini bertujuan supaya kelembaban rambut nggak mudah hilang. Anda dapat mencoba produk rangkaian perawatan rambut dari Green Angelica, yakni Hair Regrowth Shampo  yang mampu menutrisi rambut Anda dengan lembut dan memberikan aroma khas yang begitu menyegarkan!

3. Wajib pakai kondisioner

Ciri-ciri rambut yang rusak karena bleaching umumnya akan terasa sangat kering, rapuh, dan terasa kering seperti jerami. Untuk mengembalikan kelembabannya, pemakaian kondisioner jadi hal yang nggak boleh ditawar lagi.

Karena shampo khusus rambut rusak belum mampu merawat rambut setelah keramas. Sedangkan kondisioner bisa menjaga kadar air dan mengembalikan kelembaban yang dibutuhkan.

4. Jangan lewatkan penggunaan masker rambut

Cara memperbaiki rambut rusak parah akibat bleaching selanjutnya adalah dengan menggunakan produk hair mask terbaik, minimal seminggu sekali. Kalau mau, kamu pun bisa membuat masker rambut dari bahan alami dengan bahan berikut:

  • Alpukat, minyak kelapa, madu
  • Pisang, madu, yoghurt
  • Madu, telur, cuka apel

Supaya hasilnya lebih maksimal, kamu juga bisa memakai hair oil. Seperti argan oil, olive oil, avocado oil, coconut oil, dan sebagainya.

5. Lakukan hair trimming secara rutin

Tips yang terakhir ini juga nggak kalah penting. Ujung rambut adalah bagian yang paling sedikit mendapatkan nutrisi sehingga mudah kering dan bercabang.

Untuk itu, hair trimming secara rutin sama saja akan mengurangi beban rambut dan membuat bagian rambut lainnya lebih sehat.

Nah, itulah beberapa cara merawat rambut rusak karena bleaching agar kembali sehat. Selamat mencoba!

 

5 Makanan yang Wajib Dikonsumsi untuk Mencegah Kerusakan Rambut

5 Makanan yang Wajib Dikonsumsi untuk Mencegah Kerusakan Rambut

Saat ini, banyak perawatan rambut yang bisa kamu coba, namun sebenarnya perawatan dari luar saja tidak cukup. Kesehatan rambut juga perlu dijaga dari dalam, yaitu tergantung pada jenis makanan yang kamu konsumsi. Pilih makanan yang bernutrisi sehingga rambut agar terhindar dari kerusakan. Ini 5 makanan yang bisa kamu coba untuk mencegah kerusakan rambut.

1. Telur dan ikan, makanan dengan kandungan protein tinggi yang dapat memperkuat rambut

Dua makanan yang tentunya sudah sering ditemui ini dikenal memiliki kandungan protein yang tinggi. Untuk itu, pastikan kamu mengonsumsinya dalam waktu yang teratur. Rambut kita memiliki keratin protein alami, yang bisa didukung pula dari makanan yang dikonsumsi.

Cara protein melindungi rambut adalah dengan melapisi bagian luar folikel rambut. Hasilnya, rambut agar terhindar dari kerusakan seperti pecah-pecah dan mudah patah. Protein juga mampu merangsang pertumbuhan rambut dengan baik. Konsumsi makanan olahan telur seperti roti dan susu, namun tentunya manfaat lebih maksimal akan didapatkan ketika kamu mengonsumsi telurnya dengan cara direbus.

2. Alpukat, mengatasi rambut yang kering dan mengembalikan kilau rambut

Buah dengan kulit berwarna hijau ini memiliki kandungan yang baik untuk tubuh termasuk rambut. Alpukat memiliki kandungan karbohidrat, kalsium, zat besi, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, air, dan serat.

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dengan mengonsumsi alpukat secara rutin yaitu, memperkuat rambut agar tidak mudah rontok, memperbaiki tekstur rambut sehingga rambut menjadi lembap dan tidak terasa kering lagi, selain itu alpukat juga dapat mengembalikan kilau rambut secara alami.

Kamu bisa mencampurkan alpukat dengan roti bercampur telur untuk variasi agar makanan bervitamin tinggi ini tidak terasa membosankan.

3. Sayuran berdaun hijau, kandungannya baik untuk mengatasi rambut yang rontok

Ada banyak sayuran berdaun hijau, di antaranya adalah sayur bayam, sawi, kubis, dan brokoli. Mengonsumsi sayuran berdaun hijau tak hanya baik untuk kulit, tapi juga bermanfaat baik untuk rambut.

Sayuran berdaun hijau memiliki zat besi yang tinggi. Zat besi dapat mencegah kerusakan rambut, yaitu mengatasi rambut yang rontok.

4. Oats, mampu menutrisi rambut dan menjaganya agar tetap lembap

Pilih oats menjadi menu andalan untuk sarapan. Selain sehat, oats ternyata punya manfaat yang baik untuk rambut. Oats mengandung biotin, magnesium, kalium, dan zinc yang dapat memperkuat akar rambut.

Selain itu, rajin mengonsumsi oats juga mampu menutrisi rambut dan menjaga rambut agar selalu lembap. Paling terasa nikmat jika mengonsumsi oats dengan susu, namun kamu juga bisa mencampurkan oats dengan buah-buahan lainnya seperti pisang, blueberry, strawberry, dan peach.

5. Kelapa, dapat merangsang pertumbuhan rambut yang baru

Air kelapa memang terasa segar untuk diminum, tapi tahukah kamu kalau air kelapa juga bermanfaat baik untuk rambut? Air kelapa mengandung kalium, yang mampu menutrisi tubuh.

Selain air kelapa, minyak kelapa juga kaya akan vitamin E, vitamin K, dan mineral, yang mampu merangsang pertumbuhan rambut yang baru dan dapat melembapkan kulit kepala secara alami.

Jadi, makanan mana yang menjadi favoritmu?