Inilah 5 Kesalahan Saat Mencukur Bulu Kaki yang Perlu Diperhatikan

Inilah 5 Kesalahan Saat Mencukur Bulu Kaki yang Perlu Diperhatikan

Untuk memperoleh tampilan kaki yang lebih mulus, tak sedikit kaum hawa yang mencukur bulu kakinya secara rutin. Kegiatan ini cukup disukai karena memiliki keuntungan tersendiri, yaitu dapat dilakukan sendiri di rumah saja. Namun, tanpa disadari banyak wanita yang kerap melakukan kesalahan saat mencukur bulu kaki. Akibatnya, kulit pun rentan mengalami iritasi. Lantas, apa saja kesalahan yang sebaiknya dihindari? Yuk, simak informasi selengkapnya di artikel berikut.

Mencukur saat pagi hari

Bagi Anda yang memiliki kebiasaan mencukur bulu kaki di pagi hari, sebaiknya mulai dari sekarang berhenti melakukannya, ya! Pasalnya, mencukur di waktu yang tidak tepat akan mempengaruhi proses menghilangkan bulu, lho! Mencukur di pagi hari akan menyebabkan pori-pori kulit cenderung mengecil akibat paparan suhu udara dingin. Maka itu, sebaiknya Anda mencukur bulu kaki di malam hari sebelum tidur. Kondisi kaki Anda akan menjadi lebih hangat di malam hari, sehingga folikel rambut tertutup dan membuat permukaan kulit jadi rata. Proses mencukur pun akan lebih mudah, serta hasilnya pun lebih halus dan mulus.

Tidak rutin mengganti pisau cukur

Jarang mengganti pisau cukur juga dapat berdampak tidak baik untuk kulit kaki Anda, lho! Meski sudah memiliki alat pencukur bulu yang bagus sekalipun, akan percuma jadinya jika Anda tidak pernah mengganti pisau cukurnya. Pisau cukur yang tidak rutin diganti akan berpotensi menimbulkan penumpukkan bakteri, yang mana dapat menyebabkan iritasi, benjolan, kemerahan, bahkan infeksi pada kulit. Pastinya Anda tidak ingin mengalaminya, bukan? Maka dari itu, rajinlah untuk mengganti pisau cukur setelah 7-8 pemakaian, ya!

Mencukur saat mandi

Kesalahan saat mencukur bulu kaki lainnya bisa adalah pada saat mandi. Saat mandi, air akan melembutkan bulu dan membuka folikel rambut, sehingga rambut akan lebih sulit dicukur. Selain itu, langsung mencukur rambut setelah mandi juga tidak dianjurkan, lho! Sebaiknya berilah jeda waktu selama 10-15 menit sebelum mencukurnya. Perlu diingat juga untuk tidak menunggu terlalu lama karena akan menyebabkan kulit kering dan bulu susah dicukur. Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya iritasi atau kemerahan kulit setelah dicukur.

Mencukur bulu dengan arah berlawanan

Beda area tubuh, beda juga cara mencukurnya. Bulu ketiak biasanya dicukur ataudi-waxing ke arah yang berlawanan dengan bulu rambut. Sebaliknya, bulu kaki harus dicukur dengan mengikuti arah pertumbuhan rambut. Jika dilakukan dengan arah yang berlawanan, kulit akan menjadi sensitif dan mengalami iritasi, goresan, bahkan luka. Jadi, sebaiknya lakukan teknik yang paling aman, yaitu dengan mencukur bulu dari atas ke bawah. Terlebih, jika Anda mempunyai kulit yang cenderung sensitif.

Mencukur saat kondisi kulit kering

Selain saat mandi, mencukur bulu dalam kondisi kulit kering juga sebaiknya harus dihindari. Pasalnya, mencukur dalam keadaan kulit kering akan menyebabkan terjadinya goresan dan iritasi kulit. Sebagai solusinya, bersihkan kaki dan gunakan krim cukur untuk melembapkan kulit terlebih dahulu. Kemudian pastikan alat cukur sudah dalam keadaan bersih dan masih tajam. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan sabun mandi untuk melembapkan kulit sebaiknya tidak Anda gunakan, ya! Kandungan di dalamnya dapat menyumbat pisau cukur, memicu timbulnya bakteri, dan justru bisa menimbulkan luka pada kulit kaki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *